Posted by: sil88 on: April 21, 2009

FUN BEACH adalah sebuah grup band yang mengusung suasana musik REGGAE, Terbentuk pada Pertengahan bulan february tahun 2007. yaitu tepatnya pada tanggal 18. walaupun FUN BEACH dulu pernah vacum beberapa bulan karena ada beberapa masalah yang harus diselesaikan, akhirnya FUNBEACH kembali exist didunia musik.
Posted by: sil88 on: November 21, 2008
Sambut Pilpres AS

Sambut Pilihan Presiden Amerika, Gladag, 2 November 2008
SAMBUT PILPRES AS — Sejumlah relawan dari Oi Bento House, www.pasarsolo.com dan Republik Aeng-Aeng menggelar aksi mendukung Pemilihan Presiden Amerika di Bunderan Gladag, Solo Minggu (2/11/2008). Dengan menggenakan pakaian adat Jawa yaitu baju lurik, blangkon dan bersarung, para relawan tersebut juga membawa poster bergambar calon Presiden AS Barack Obama-McCain. Pemilihan presiden Amerika akan dilaksanakan pada 4 November 2008.

Sambut Kirab World Heritage Cities Conference and Expo (WHCCE) Jl Slamet Riyadi, Gladag, Solo, Minggu, 26 Oktober 2008
SAMBUT KIRAB WHCCE — Meski hanya sebagai penonton, Oi Bento House, www.pasarsolo.com dan Repulik Aeng-Aeng tetap tampil beda dan menghibur saat menonton Kirab Pusaka-Pusaka Kota Dunia (World Heritage Cities) di Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Solo Minggu (26/10/2008). Kirab World Heritage Cities Conference and Expo (WHCCE) yang diikuti oleh 156 kota dari 32 negara dimulai dari Balaikota Solo dan berakhir di perempatan Purwosari, Solo.

KONSER UNTUK GESANG – Agus “Bento” Nugroho menyanyikan Lagu Bengawan Solo dalam Konser Bengawan Solo untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-91 maestro keroncong, Gesang Martohartono, (pencipta lagu Bengawan Solo) yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008, di tepi Sungai Bengawan Solo, di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, Selasa, 23 September 2008. [Teks & Foto : Oi BENTO HOUSE/HiO Ariyanto].
[SOLO] — Hari Selasa pagi, 23 September 2008 sekitar pukul 09.00 WIB, suasana di tepi Sungai Bengawan Solo, di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo sedikit berbeda dengan hari-hari biasanya. Pasalnya, sejumlah orang berkumpul menyaksikan Konser Bengawan Solo yang diselenggarakan oleh Republik Aeng Aeng bekerja sama dengan Pemerintahan Kelurahan Sewu, Jebres, Solo. Konser yang digelar di atas panggung berukuran 2,5 x 4 meter di bibir Sungai Bengawan Solo tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-91 maestro keroncong, Gesang Martohartono, (pencipta lagu Bengawan Solo) yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2008.
Gesang yang duduk berada di pinggir Sungai Bengawan Solo menyaksikan secara langsung, konser yang menampilkan pembacaan puisi dari lagu Bengawan Solo, berbagai alunan musik yang dimainkan, juga membawakan Lagu Bengawan Solo. Dari mulai pianika, seruling, hadrah, galon air mineral, biola, gitar bolong, gitar listrik, bedug dan seperangkat drum dengan iringan berbagai aransemen
Mereka yang tampil mengisi konser tersebut adalah Agus “Bento” Nugroho (Oi Bento House), Opick (Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia/Kemasindo UNS), Kelompok Hadrah SD Negeri Beton, Pradipta Bagaskara (gitaris peraih 3X rekor MURI), SDK Kalam Kudus dan drumer Erry Prasetyo (Gilang Ramadan Studio Drumer).
Saat Agus “Bento” Nugroho akan memainkan gitar bolong dengan Lagu Bengawan Solo, dia sempat mengatakan bahwa Iwan Fals pernah berkolaborasi dengan Gesang membawakan Lagu Bengawan Solo, “Tahun 1995, Mas Iwan Fals pernah bernyanyi bareng Gesang membawa lagu Bengawan Solo, saat ulang tahun RCTI (stasiun TV-red),” kata Agus.
Dalam kesempatan tersebut Gesang juga menyampaikan kesedihannya kepada penonton dan para musisi, tentang kondisi Sungai Bengawan Solo, yang tidak seindah dulu lagu. Seperti ketika dia menyanyikan Lagu Bengawan Solo. Kondisi Sungai Bengawan Solo saat ini sudah tercemar limbah, “Tentu saja lebih indah dulu, karena dulu belum rusak. Sekarang sudah banyak limbah-limbah dari pabrik-pabrik yang membikin kotor dan mati pada ikan-ikannya yang sebenarnya untuk mencari makan bagi saudara-saudara kita yang berada di pinggir Bengawan,” kata Gesang.
Posted by: sil88 on: November 17, 2008
DO’A
Berjamaah menyebut asma Allah
Saling asah saling asih saling asuh
Bedo’alah sambil berusaha
Agar hidup jadi tak sia-sia
Badan sehat jiwa sehat
hanya itu yang kami mau
Hidup berkah penuh gairah
Mudah-mudahan Allah setuju
Inilah lagu pujian
Nasihat dan pengharapan
Dari hati yang pernah mati
Kini hidup kembali